Olah raga memanah sunnah saat ini telah mulai berkembang di masyarakat dan menjadi sarana untuk menjalankan sunnah dan melatih konsentrasi bagi masyarakat umum.  Olah raga yang awalnya terkesan mahal, saat ini telah tersedia berbagai peralatan panahan dengan harga yang relatif lebih terjangkau sehingga masyarakat dapat dengan bebas memilih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia.  Berikut adalah peralatan memanah dengan menggunakan horsebow.

A. Peralatan Panahan

1. Busur Horsebow

Gambar 1. Busur Horsebow dengan bahan EFG

Busur adalah peralatan utama dalam panahan, yang berfungsi untuk melesatkan anak panah menuju target.  Berdasarkan bahan, busur horsebow dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain :

  1. Tanduk (hornbow), merupakan busur dengan harga yang relatif mahal dengan kisaran Rp 7 juta keatas. 
  2. Laminasi, merupakan busur yang dibuat dari beberapa lapisan fiber, carbon, dan lain sebagainya.  Harga dimulai sekitar Rp 1,2 juta.
  3. Epoxy Fibreglass (EFG) Busur EFG memiliki harga yang sangat beragam berdasarkan kualitas.  Sebagai gambaran busur berbahan EFG dengan lebar limbs sekitar 1,4 cm harganya dimulai Rp 350rb.
  4. PVC, merupakan busur horsebow dengan harga yang termurah karena menggunakan bahan dari pipa PVC.  Busur jenis ini biasanya digunakan oleh pemanah yang masih di tahap awal mengenal olahraga sunnah memanah.  Harganya relatif lebih murah, sekitar Rp 150rb hingga 250rb.

Pastikan kekuatan menarik string sesuai dengan beban tarik (draw weight) dari busur sehingga kita tidak terlalu berat saat drawing. Berikut salah satu cara mengetahui beban tarik yang sesuai dengan kekuatan pemanah.

2. Anak Panah (Arrow)

Anak panah dapat dibagi berdasarkan bahan menjadi :

  1. Bambu petung, merupakan jenis anak panah yang paling sering digunakan karena harganya yang relatif murah.
  2. Bambu tonkin, yang bercirikan shaft anak panah satu lonjor bambu.
  3. Kayu, yang biasanya menggunakan kayu pinus.
Gambar 2. Anak Panah dengan bahan bambu petung

Ketiga jenis anak panah natural tersebut sering digunakan pada kompetisi panahan tradisional.  Selain ketiga jenis tersebut juga terdapat anak panah dari bahan komposit, yaitu fiber, aluminium, carbon, campuran carbon.  Jenis anak panah komposit tersebut sangat jarang digunakan dalam kompetisi panahan tradisional.

3. Quiver

Quiver adalah tempat anak panah sehingga kedua tangan pemanah dapat fokus pada busur dan anak panah.  Berdasarkan jenis bahan, quiver dapat dibuat dari bahan kulit sapi (relatif mahal), kulit imitasi, parasit, kain, dsb. 

Gambar 3. Quiver yang menghadap belakang memudahkan belajar teknik Mamluk

Yang perlu diperhatikan selain bahan adalah jenis dan penempatannya.  Quiver dapat ditempatakn di bagian belakang (punggung) yang disebut Back Quiver, atau di samping pemanah.  Untuk posisi di samping, terdapat  dua jenis yaitu Side-Back quiver yang menghadap belakang (pemanah mengambil anak panah ke arah belakang) dan Side-Front quiver yang menghadap kedepan sehingga pemanah mengambil anak panah ke arah depan. 

Pada dasarnya bentuk tersebut kembali ke selera masing-masing pemanah, hanya bila ingin mempelajari teknik Mamluk maka disarankan menggunakan Side-Back quiver seperti yang terdapat pada gambar berikut.

B. Peralatan Perlindungan Diri

1. Sarung Tangan Kiri

Gambar 4. Sarung Tangan Kiri

Sarung tangan kiri berfungsi melindungi tangan dari goresan anak panah dan bulu anak panah, sehingga disarankan menggunakan yang berbahan kulit asli dengan diberikan penambahan lapisan kulit di area jempol-jari telunjuk karena itu adalah area yang dilalui oleh anak panah.  Agak berbeda dengan busur modern yang telah memiliki arrow rest sehingga anak panah tidak bersentuhan dengan tangan kiri saat melesat.  Harga dari sarung tangan kiri yang berbahan kulit sekitar Rp 70rb.

2. Pelindung Tangan Kanan

Gambar 5. Thumb Ring dengan bahan tanduk

Pada awal berlatih, seorang pemanah akan dikenalkan dengan teknik drawing (menarik string) dengan metode 3F (Three Fingers) sehingga pelindung tangan kanan berupa Finger Tab atau sarung tangan.  Hanya saja setelah masuk ke teknik Mamluk yang menggunakan metode drawing berupa Thumb Draw yaitu menarik string menggunakan jempol maka pelindung yang digunakan dapat berupa sarung tangan kulit yang melindungi jempol, Thumb Ring (berbahan tanduk dan logam) dan Thumb Glove (kulit). Harga thumb ring berbahan tanduk sekitar Rp 80rb keatas.

Gambar 6. Thumb Ring Logam

3. Arm Guard

Gambar 7. Arm Guard

Pemanah yang baru belajar biasanya mengalami gesekan keras dengan string saat di-release, yaitu di daerah sekitar siku hingga pergelangan tangan.  Hal tersebut disebabkan belum terlatihnya pemanah saat memegang busur yang dengan cara benar.  Harga dari Arm guard sangat beragam, tergantung bahan dan modelnya, hanya saja pada umumnya dimulai dari Rp 40rb dengan bahan kulit imitasi.

Sumber :